Tampilkan postingan dengan label alternatif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alternatif. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Maret 2013

Sembuh Dengan Idzin Allah Swt.

~Anggota Assosiasi Bekam Indonesia ( ABI )
Tanggal : 11 Nopember 2010
No. 1266/ABI-JABAR/XI/2010
~Rekomendasi Izin Praktek Batra
Puskesmas Haurpanggung Garut
Tanggal : 10 Januari 2011
No. 440.I/325/PKM/2011
~Rekomendasi Kantor Kementrian Agama Kabupaten Garut
Tanggal : 19 Januari 2011
No. Kd.10.05.6/5/BA.03.2/0084/2011
~Izin Praktek Batra / STPT Dinas Kesehatan Kabupaten Garut
Tanggal 14 Februari 2011
No. 503/1860/II/Diskes/2011

BEKAM (HIJAMAH)
Mengeluarkan Darah Statis/Darah Penyakit dan Toksin Hasil Oksidasi Tubuh

Pengobatan dan penyembuhan penyakit melalui metode Terapi "Bekam" atau "Al-Hijamah" sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rosulullah Saw, sebenarnya sudah dikenal di berbagai belahan dunia sejak zaman dahulu kala. Yakni dengan cara menghisap dan mengeluarkan "darah statis" atau "darah penyakit" dari bawah permukaan kulit.

Bekam atau Al-Hijamah menurut Rosululloh Saw, dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit apapun.
Metode ini sudah populer dikalangan bangsa Arab sejak dulu. Kemudian Rosulullah Saw, mengakui dan menetapkan keutamaan bekam bagi para umatnya.
Rasulullah Saw sendiri sering melakukan terapi Hijamah dan kemudian memerintahkannya kepada para sahabat beliau.

WAHAI SAUDARA KU TERCINTA YANG SAAT INI SEDANG MENDERITA PENYAKIT DAN MENGHARAPKAN SEKALI KESEMBUHAN……..!

1. Dengan tulus dan ikhlas saya berdo’a kepada Allah Swt agar memberikan kesembuhan kepada anda, kesembuhan yang sempurna yang tidak menyisakan sedikit pun bekasnya, serta menyempurnakan kesehatan anda untuk selamanya, kesehatan agama, dunia dan akhirat. Aamiin ya robbal aa'lamiin.

2. Saya berpesan kepada anda dan terlebih dahulu kepada diri saya sendiri, hendaklah berprasangka baik (husnudzon) kepada Allah Swt. Luruskan aqidah anda dengan menyadari bahwa ujian berupa penyakit yang saat ini sedang menimpa anda adalah datang dari Allah Yang Maha Pengasih, yang sedang mengasihi anda melebihi kasih sayang seorang ibu kepada anaknya, bahkan melebihi kasih sayang anda kepada diri anda sendiri. Allah Maha Suci, Dia lah yang sedang menguji anda, dan ujian itu hakikat nya merupakan kasih sayang Nya kepada anda.


3. Rosululloh Saw, bersabda :
“Allah Swt tidak akan menguji hamba Nya yang beriman melalui dirinya, hartanya atau anaknya, kecuali untuk salah satu dari dua perkara, yaitu : Mungkin ia mempunyai dosa yang tidak bisa diampunkan kecuali hanya dengan ujian ini; Atau mungkin ia akan memperoleh derajat yang tinggi di sisi Allah yang tidak bisa dicapainya kecuali hanya dengan ujian ini”.

4. Maka oleh karena itu berprasangka baiklah kepada Robb anda. Dan ketahuilah bahwa musibah penyakit yang sedang anda derita merupakan kebaikan bagi diri anda sendiri dan itu sangat pasti, tetapi diri anda senditi tidak menyadarinya.
Wallahu'alam bish-showab........

Sabtu, 23 Februari 2013

Bekam (Al-Hijamah)

Perkembangan teknologi medis boleh saja merambati modernisasi secara pesat dengan shopisticasi yang sulit diukur. Namun perkembangan jenis penyakit juga dari waktu ke waktu tidak kalah cepatnya ber-regenerasi. Sementara banyak manusia yang tidak menyadari bahwa Allah SWT, setelah menciptakan seluruh alam semesta dan segala isinya termasuk manusia, dalam proses selanjutnya tentu tidak akan pernah ditinggalkan begitu saja. Setiap kali penyakit muncul, pasti Allah SWT juga lah yang menciptakan obat/penyembuhnya.

Sabda Rasulullah SAW: “Tidak lah Allah SWT menurunkan suatu penyakit, melainkan Dia turunkan pula penyembuhnya.” (HR. Al-Bukhari dan Ibnu Majah). Hanya saja ada manusia yang mengetahuinya dan bahkan kebanyakan tidak mengetahui dan menyadarinya.

Di tengah semakin derasnya serbuan metoda pengobatan modern dari dalam maupun luar negeri kedalam lingkungan kaum muslimin tanpa jaminan kehalalan, memaksa kita menggunakan bahan dan cara yang belum tentu halal. Bahkan dapat membawa kita kepada perbuatan syirik, karena sikap (i’tiqad kuat) akan ketergantungan kepada alat/obat-obatan modern yang dianggap patent. Harganya sangat mahal tapi tanpa jaminan kesembuhan secara sempurna, bahkan mungkin dapat menimbulkan komplikasi yang lebih berat.

Thibbun Nabawy, adalah metoda pengobatan atau penyembuhan penyakit sebagaimana yang diperintahkan oleh Rosululloh Saw. Dari Firman Allah Swt dalam Al-Qur’an dan beberapa hadits Rosululloh Saw, terungkap bahwa teknis pelaksanaan Thibbun Nabawy, meliputi 
1. Pengobatan dengan “Madu”.
2. Pengobatan dengan “Jintan hitam” 
     (habbatus sauda/ Nigella sativa).
3. Pengobatan dengan “Susu unta”.
4. Pengobatan dengan “Zaitun”
5. Pengobatan dengan "Sari Kurma"
6. Pengobatan dengan “Ruqiyah”.
7. Pengobatan dengan “Hijamah” (Bekam).
Maka dalam upaya mengatasi masalah-masalah kesehatan masyarakat, kiranya metoda Thibbun Nabawy merupakan salah satu alternatif pilihan yang perlu dikembangkan. At-Thibbun Nabawi adalah solusi sehat ilahiyah dan Misykat Nubuwwah. Kembali kepada Thibbun Nabawy merupakan pilihan yang tepat dan selamat, karena murah, aman, praktis dan sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. Keuntungan ganda akan kita peroleh, yaitu kesehatan masyarakat secara murah dan sekaligus terselamatkannya aqidah umat Islam.

Berdasarkan pengalaman dan beberapa hasil kajian analisis anatomi medis, dari 7 (tujuh) pilihan teknis pelaksanaan Thibbun Nabawi tersebut diatas, maka metoda Hijamah / Bekam merupakan pilihan terbaik. Hal tersebut sudah banyak diakui pula oleh para akhli medis modern di dunia belahan barat.

Apabila Al-Hijamah/Bekam ini sebagai salah satu metoda pengobatan (penyembuhan penyakit), dilakukan secara baik dan benar sesuai kaidah medis, maka akan memberikan hasil yang sangat luar biasa.
INSYA ALLAH ............. !

Wahai Sahabat Hati


Kami bicara dengan hati bukan teori.
Kami bicara karena kami sangat mencintai Nabi kami.
Kami berbekam karena kami cinta Sunnah Nabi kami.
Kami mengikuti petunjuk Nabi kami dalam berobat, karena kami menta’atinya.
Kami ingin mengikuti Sunnah Nabi kami karena kami ingin menjaga diri kami dari hal yang syubhat bahkan yang haram.
Kami mengikuti petunjuk Nabi kami dalam berobat karena mungkin ini cara kami bertemu dengan beliau di telaga Al - Kautsar nanti.
Kami yakin bahwa berbekam, meminum Madu, Susu Unta,
atau mungkin dengan Habatussauda, atau Ruqiyah,
serta apa yang sudah Nabi kami ajarkan untuk berobat,
jauh lebih berkah dari pengobatan yang lainnya.
Kami percaya Quran dengan sepenuh hati dan raga kami.
Kami percaya hadits, dan kami yakin petunjuk Nabi kami jauh lebih baik dari petunjuk manusia lain.
Kami percaya teori Nabi kami lebih hebat dari teori manusia manapun di muka bumi ini
Biarlah kami dikatakan orang orang yang berobat tradisional
atau yang berobat alternatif.
Jika berbekam adalah "Pengobatan Alternatif" menurut orang lain,
Maka kami katakan kepada mereka…….......
Bahwa kami akan ikuti “Pengobatan Alternatif Bekam “ itu, sebagai “Pengobatan Utama” dengan sepenuh jiwa dan raga kami untuk memperoleh syurga Nya nanti……………………….Amiiiin.

Allahumma A’izzal Islama Bith Thibbin Nabawi.
Ya Alloh Muliakan Islam dengan Ath-Thibbun Nabawwi.

Abby Syamsi. AR
(Klinik Bekam Thibbun Nabawy “Al-Ishlah” Garut).

Hakikat Penyakit

WAHAI SAUDARA KU TERCINTA YANG SAAT INI SEDANG MENDERITA PENYAKIT
DAN MENGHARAP KESEMBUHAN.......... !
                                                                                      
1.  Dengan tulus dan ikhlas saya berdo’a kepada Allah Swt agar memberikan kesembuhan kepada anda, kesembuhan yang sempurna yang  tidak menyisakan sedikit pun bekasnya, serta menyempurnakan kesehatan anda untuk selamanya, kesehatan agama, dunia dan akhirat. Aamiin ya robbal aalaamiin.

2.  Saya berpesan kepada anda dan terlebih dahulu kepada diri saya sendiri, hendaklah berprasangka baik (husnudzon) kepada Allah Swt. Luruskan aqidah anda dengan menyadari bahwa ujian berupa penyakit yang saat ini sedang menimpa anda adalah datang dari Allah Yang Maha Pengasih, yang sedang mengasihi anda melebihi kasih sayang seorang ibu kepada anaknya, bahkan melebihi kasih sayang anda kepada diri anda sendiri. Allah Maha Suci, Dia lah yang sedang menguji anda, dan ujian itu hakikat nya merupakan kasih sayang Nya kepada anda.

3.       Rosululloh bersabda :


 “Allah Swt  tidak akan menguji hamba Nya yang beriman melalui dirinya, hartanya atau anaknya, kecuali untuk salah satu dari dua perkara,  yaitu : Mungkin ia mempunyai dosa yang tidak bisa diampunkan kecuali hanya dengan ujian ini; Atau mungkin ia akan memperoleh derajat yang tinggi di sisi Allah yang tidak akan bisa dicapainya kecuali hanya dengan ujian ini”.

4.     Maka oleh karena itu berprasangka baiklah kepada Robb anda. Dan ketahuilah bahwa musibah penyakit yang sedang anda derita merupakan kebaikan bagi diri anda sendiri dan itu sangat pasti, tetapi diri anda sendiri tidak menyadarinya.


      Wallohu a’lam bish-showab............ 

Medis Bekam

Banyak orang yang menyangsikan akan khasiat bekam, karena menurut mereka manfaatnya hanya sedikit bagi penyembuhan tubuh, namun pendapat ini malah dibantah oleh ilmu kedokteran modern. Seperti yang akan kita bahas dibawah. Praktek bekam ini ternyata sangat maju dan lebih mujarab ketimbang ilmu kedoteran modern saat ini. Hal yg mustahil diketemukan dijaman Rasul dulu, namun Rasul sudah terang-terangan memerintahkan ummatnya untuk menyembuhkan penyakit melalui bekam/Al-Hijamah
“Kesembuhan itu terdapat tiga hal, yakni minum madu, sayatan alat bekam, dan ‘kay’ dengan api. Sesungguhnya aku melarang umatku dari ‘kay’.” (Shohih Bukhori, Ath-thib Juz I hal 5680).
Menurut kedokteran tradisional, bahwa dibawah kulit, otot, maupun fascia terdapat suatu poin atau titik yang mempunyai sifat istimewa. Antara poin satu dengan poin lainnya saling berhubungan membujur dan melintang membentuk jaring-jaring atau jala. Jala ini dapat disamakan dengan meridian atau habl. Dengan adanya jala ini, maka terdapat hubungan yang erat antara bagian dalam dengan bagian luar, antara bagian kiri tubuh dan bagian kanan tubuh, antara organ-organ tubuh dengan jaringan bawah kulit, antara organ yang satu dengan organ lainnya, antara organ dengan tangan dan kaki, antara organ padat dengan organ berongga, dan lain sebagainya, sehingga membentuk suatu kesatuan yang tak terpisahkan dan dapat bereaksi secara serentak.
Kelainan yang terjadi pada satu poin ini dapat ditularkan dan mempengaruhi poin lainnya. Juga sebaliknya, pengobatan pada satu poin akan menyembuhkan poin lainnya. Teori ini dapat menjelaskan bahwa seseorang yang sakit matanya tidak perlu dibekam pada matanya, namun dapat dibekam di daerah kepala atau sekitar tengkuknya. Atau seseorang yang mengalami gangguan pada pencernaannya dapat terlihat gambaran penyakit dilidahnya. Sehingga untuk mengobati pencernaannya dapat dibekam pada titik poin pencernaan atau lidahnya, dan sebaliknya untuk mengobati penyakit pada lidah dapat dibekam di poin saluran pencernaannya.
Poin-poin tsb juga dicontohkan oleh Rasulullah Saw, sebagaimana terungkap pada beberapa Hadits di saat Rasulullah sendiri melaksanakan Bekam/Al-Hijamah. Sehingga diketemukanlah 21 titik bekam yang merupakan Titik-titik Sunnah Rasul dalam terapi Bekam/Hijamah, seperti yang dijelaskan oleh Dr. Wadda A. Umar, dalam bukunya yang populer berjudul “ Sembuh Dengan Satu Titik Bekam “.
Dan ternyata ilmu medis barat sangat tertarik dengan fenomena itu, mereka pun melakukan penelitian. Dan ternyata mereka menemukan poin-poin itu adalah merupakan poin istimewa ‘motor points’ pada perlekatan neuromuskular yang mengandung banyak mitokondria, kaya pembuluh darah, mengandung tinggi mioglobin, sebagian besar selnya menggunakan metabolisme oksidatif, dan lebih banyak mengandung cell mast, kelenjar limfe, kapiler, venula, bundle dan pleksus saraf, serta ujung saraf akhir, dibanding dengan daerah yang bukan poin istimewa.
Mereka membuktikan bahwa apabila dilakukan pembekaman pada satu poin, maka kulit (kutis), jaringan bawah kulit (sub kutis)fascia dan otonya akan terjadi kerusakan dari mas cell dan lain-lain. Akibat kerusakan ini akan dilepaskan beberapa zat seperti serotonin, histamin, bradikinin, slow reacting substance (SRS), serta zat-zat lain yang belum diketahui. Zat-zat inilah yang menyebabkan terjadinya dilatasi kapiler dan arteriol, serta flare reaction pada daerah yang dibekam. Dilatasi kapiler juga dapat terjadi ditempat yang jauh dari tempat pembekaman. Ini menyebabkan terjadi perbaikan mikrosirkulasi pembuluh darah. Akibatnya timbul efek relaksasi (pelemasan) otot-otot yang kaku serta akibat vasodilatasi umum akan menurunkan tekanan darah secara stabil. Yang terpenting adalah dilepaskannya corticotrophin releasing factor (CRF), serta releasing factors lainnya oleh adenohipofise. CRF selanjutnya akan menyebabkan terbentuknya ACTH, corticotrophin, dan corticosteroid. Corticosteroid ini mempunyai efek menyembuhkan peradangan serta menstabilkan permeabilitas sel. Sedangkan golongan histamine yang ditimbulkannya mempunyai manfaat dalam proses reparasi (perbaikan) sel dan jaringan yang rusak, serta memacu pembentukan reticuloendothelial cell, yang akan meninggikan daya resistensi (daya tahan) dan imunitas (kekebalan) tubuh. Penelitian lainnya menunjukkan bahwa pembekaman dikulit akan menstimulasi kuat syaraf permukaan kulit yang dilanjutkan pada cornuposterior medulla spinalis melalui syaraf A-delta dan C, serta traktus spinothalamicus kearah thalamus yang akan menghasilkan endorphin. Sedangkan sebagian rangsangan lainnya akan diteruskan melalui serabut aferen simpatik menuju motor neuron dan menimbulan reflek intubasi nyeri. Efek lainnya adalah dilatasi pembuluh darah kulit, dan peningkatan kerja jantung. Pada system endokrin terjadi pengaruh pada system sentral melalui hypothalamus dan pituitary sehingga menghasilkan ACTH.TSH, FSH-LH, ADM. Sedangkan melalui system perifer langsung berefek pada organ untuk menghasilkan hormone-hormon insulin, thyroxin, adrenalin, corticotrophin, estrogen, progesterone, testosterone. Hormone-hormon inilah yang bekerja di tempat jauh dari titik pembekaman.
Itulah khasiat bekam/Al-Hijamah yang ternyata telah dibuktikan oleh ilmu medis modern dan ternyata sangat besar manfaatnya bagi penyembuhan tubuh. Tidak salah memang karena bekam ini adalah peninggalan Rasulullaah, nasihat penghuni langit para malaikat untuk para penghuni bumi manusia-manusia yang ingin sehat dan ingin memperoleh pahala Sunnah Rasul.
“Aku tidak berjalan dihadapan sekelompok malaikat pun pada malam ketika aku diisro` kan, kecuali mereka (para malaikat) berkata, ‘wahai Muhammad, perintahkan lah umatmu agar berbekam !”
(Shohibu `l jami` :5671).

Sehat Illahiyyah

SOLUSI SEHAT ILLAHIYAH DAN MISYKAT NUBUWWAH. 
Firman Allah Swt, dalam Al-Qur'an :

“Wahai jiwa yang tenang (an-nafsu al-muthmainnah). Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku, Masuklah ke dalam syurga-Ku”. 
(QS. Al-Fajr:27-30).
Dari ayat di atas terdapat 3 pijakan bagi seorang muslim sebagai dasar moral dalam masalah kesehatan/penyembuhan penyakit, yakni :
1.   MEMILIKI JIWA YANG TENANG (AN-NAFSU AL-MUTHMA'INNAH)
Seorang muslim hendaklah memiliki jiwa yang tenang, karena hanya kepada jiwa yang tenang, Allah memanggilnya untuk kembali kepada jalan-Nya yang lurus. Nafsu al-muthmainnah ini mampu mengalirkan energi tersembunyi yang dapat melakukan penyeimbang kepada ruh manusia yang sakit, dan dampak dari penyeimbang kepada ruh inilah yang menimbulkan kesembuhan bagi penyakit-penyakit jasmani. Orang yang melihat seruan Allah ini akan membuka mata bashirahnya (mata batinnya) sehingga ia dapat melihat hakekat yang sebenarnya bahwa sesungguhnya penyakit itu sebenarnya hadir akibat dari ruh yang kotor.
2.   RIDHA
Seorang muslim hendaknya menyadari betul bahwa apapun yang dalam kehidupan ini adalah atas kehendak (iradah) Allah semata. Dan Allah tidak mungkin menciptakan semua itu tanpa makna, tidaklah Allah menciptakan segala sesuatu dengan sia-sia. Oleh karena semua kejadian tidak lepas dari kehendak Allah, maka seyogyanya kita ridha akan setiap ketentuan Allah, dan disamping itu hendaknya mampu meyakini bahwa tidaklah Allah menimpakan suatu penyakit kepada seseorang melainkan pasti ada makna besar dibalik penyakit tersebut, dan Allah pulalah yang menciptakan obat/penyembuhnya.
3.   MENGHAMBAKAN DIRI HANYA KEPADA ALLAH
Masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku. Maksudnya seorang muslim itu mesti memposisikan dirinya sebagai hamba, dan sesungguhnya itulah hakekat kedudukan manusia di hadapan rabbnya. Dengan demikian ketika seseorang berikhtiyar secara mandiri mengobati penyakit maka sesungguhnya hal tersebut bukan karena dorongan profesi/keuangan/ kebendaan semata, melainkan sebagai bentuk penghambaan diri kepada Allah Swt.
Apa balasan yang dijanjikan Allah? Seorang yang mampu melewati ketiga pijakan dasar tersebut, Allah memberikan suatu penghargaan kepada hamba-Nya berupa al-Jannah (syurga)….……….. "Masuklah ke dalam syurga-Ku".
Syurga merupakan balasan kasih sayang Allah Swt atas hamba Nya. Ciri Syurga adalah ketenangan dan kesenangan (kenikmakatan).
Orang-orang yang memiliki Nafsu al-Muthma'innah (jiwa yang tenang), ridha, serta menghambakan dirinya secara total hanya kepada Allah, niscaya akan mendapatkan syurga yang tidak hanya di akhirat, melainkan ketika ia masih ada di dunia. Ia akan senantiasa diliputi rasa tenang dan senang dalam hidupnya, sekalipun duji dengan ujian yang macam-macam beratnya.

ITU LAH MAKNA SEHAT YANG SEBENARNYA.....!!!!!!

Do'a Kesembuhan

BismillaahirRahmaanirRahiim 
Allaahumma Rabbannaas .................. 
Ya Allah Tuhan Manusia, Engkau Maha Pengasih dan Maha Penyayang ....................... sementara kami sedang mengalami kesulitan. 
Adzhibil ba'sya isyfi. ................. sembuhkan kami dari penyakit kami dan hilangkan rasa sakit yang menyertai penyakit kami.........Sesungguhnya di balik rasa sakit yang kami derita, masih terdapat suatu penyakit di dalam diri. Dan jika kami telan obat penghilang rasa sakit ,maka rasa sakit mungkin hilang, tetapi penyakit kami masih mungkin ada di dalam tubuh kami.. Padahal rasa sakit yang kami derita dapat Engkau jadikan sebagai penghapus dosa kami. Karena itu... Ya Allah sembuhkan kami dan ampunilah dosa kami.... Penyembuhan yang datang dari Engkau Ya Allah , adalah yang menyembuhkan penyakit sekaligus rasa sakit yang menyertainya. AntasySyaafii..... laasyifa'a illaa Syifaa'uka..... 
Engkaulah Maha Penyembuh..... tiada kesembuhan sejati kecuali yang datang karena MU Tolonglah kami dengan mendatangkan orang yang ahli mengobati kami.... Tolonglah kami dengan mendatangkan orang yang tahu obat penyakit kami... Tolonglah kami dengan menunjukkan cara yang benar dalam pengobatan penyakit kami............ Sesungguhnya ahli pengobatan maupun obat yang tepat untuk kami, hanya akan datang karena MU... yang hanya akan kami terima, jika Engkau meridhai.... 
Syifaa'an laa yughaadiru saqamaa....... 
Ya Allah yang maha Penyayang, sembuhkan kami secara tuntas.....kesembuhan yang tidak membawa komplikasi rasa sakit atau penyakit lain..... ,yaitu kesehatan yang datang karena ridha Mu. Kesehatan yang semakin meningkatkan ketakwaan kami. Astaghfirullah Ya Gafur..... Astaghfirullah Ya Afuw ...... Astaghfirullah Ya Salam…Amin.

Definisi Bekam